Kesehatan

Waspada Predator Anak

27 Januari 2022 Waspada Predator Anak

Maraknya kasus pelecehan seksual tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja. Anak-anak juga bisa menjadi sasaran korban tindakan kejahatan seksual. Para pelaku yang melakukan tindakan ini umumnya disebut sebagai predator seksual atau predator anak. Predator anak memiliki sifat pedofil yaitu orang dewasa yang menyukai anak dibawah umur. Kasus pelecehan seksual terhadap anak menjadi perhatian yang sangat serius terutama bagi mereka yang memiliki anak dibawah umur.

Orang tua harus menjaga dan memastikan agar buah hatinya dalam kondisi aman dan sehat juga terhindar dari bahaya kriminalitas. Dari beberapa tahun kebelakang hingga saat ini, banyak kasus kekerasan seksual terjadi pada anak. Memberi edukasi kepada anak supaya tidak mudah percaya pada orang asing selain anggota keluarganya merupakan hal yang penting.

Sebetulnya tidak ada ciri-ciri yang signifikan untuk para pedofil ini. Namun, setidaknya dari gerak-gerik perilaku bisa diketahui. Menurut beberapa sumber berikut ciri-ciri predator seksual terhadap anak antara lain:

Memberi Hadiah pada anak
Biasanya seorang predator anak akan memberi perhatian khusus pada anak dan membuatnya menjadi merasa istimewa. Contohnya pelaku akan mencoba memberikan hadiah dan kasih sayang yang berlebih. Tujuan dari tindakannya tentu saja supaya membuat anak nyaman dan tidak curiga kalau ada niat lain dibalik hadiah tersebut.

Sering menyentuh anak agar tidak dicurigai
Predator memang biasanya sengaja sering menyentuh anak, agar orang tua tidak curiga dan juga agar orangtua merasa tidak keberatan jika anaknya sering disentuh. Awalnya mereka akan menyentuh bagian bagian yang umum seperti pipi atau mengusap kepala, kemudian saat anak sudah mulai terbiasa dan ada kesempatan (saat tidak ada yang melihat) mereka akan mulai menyentuh bagian pribadi anak.

Pedofilia suka bermain dan bergabung dengan komunitas anak
Ternyata predator anak juga biasanya menyukai tempat yang terdapat anak-anak dimana dia bisa melancarkan aksinya. Mereka akan menghabiskan banyak aktivitas bersama anak-anak, dan berusaha mendekatinya secara natural.

Pandai berkamuflase
Pelaku pedofil cenderung pandai berkamuflase. Para predator ini siap menyamar menjadi sosok yang berperilaku baik, sopan, dan ramah agar bisa disenangi anak-anak.

Walaupun ciri ciri di atas tidak serta merta menjadikan seseorang sebagai predator anak, namun alangkah baiknya untuk orang tua supaya lebih waspada daripada menyesal nantinya.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua agar terhindar dari predator anak yaitu diantaranya memberikan edukasi dan pengertian pada anak tentang pengertian seks sejak dini. Beri anak pengertian tentang bagian tubuh mana saja yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain. Ajari anak untuk menghindar atau melapor ke orang tua jika mengalami tindakan tindakan yang mengarah ke pelecehan seksual seperti menyentuh bagian pribadi atau mencium dengan berlebihan. Selain itu, kita juga harus meningkatkan kewaspadaan dan jangan lengah karena tidak menutup kemungkinan bahwa bisa saja predator anak merupakan orang terdekat kita. Kurangi memposting foto anak di sosial media, dan awasi kegiatan mereka di sosial media karena bisa saja para predator mengintai dibalik akun sosial media. Dan yang terpenting, selalu berkomunikasi dengan anak apabila ada hal-hal yang dirasa mengganjal pada anak.

Bagikan Artikel ini
tentang Penulis Eduplus Indonesia

We have distributed ASIAN ELEMENTARY TIMES and FREE NOTE to elementary schools in Southeast Asia since 2013.